Latest News

Senin, 28 Maret 2016

Kota Tua, +62-821-316-7070-8, Travel Malang Semarang, Travel Semarang Malang, Wisata Semarang

Hunting Di Kawasan Kota Tua Semarang


akcayatour, Kota Tua, Travel Malang Semarang, Travel Semarang Malang, Wisata Semarang


Hallo sobat Travellers!! Hunting yukk. Kali ini Akcaya Tour & Travel akan mengajak anda untuk menjelajahi Kawasan Kota Tua di Semarang. Sudah pernah berkunjung?? Buat yang sudah berkunjung pasti mempunyai pengalaman tersendiri untuk tempat ini. Buat anda yang belum, ayo sobat segera berkunjung!! Untuk anda yang berada di luar kota anda tak perlu khawatir, anda bisa langsung menghubungi kami Akcaya Tour & Travel. Karena kami menyediakan berbagai paket wisata. Kami juga menyediakan sarana transportasi / Travel berbagai jurusan serta Travel Malang Semarang dan Travel Semarang Malang.

akcayatour, Kota Tua, Travel Malang Semarang, Travel Semarang Malang, Wisata Semarang

Kota Lama Semarang merupakan citra visual yang menyajikan kemegahan arsitektur Eropa di masa lalu. Banyak berdiri bangunan-bangunan kuno nan eksotis dan megah peninggalan Kolonial Belanda, seakan menyimpan segudang cerita yang tak kan pernah habis dikisahkan. Di sekitar Kota Lama dibangun kanal-kanal air yang keberadaanya masih bisa disaksikan hingga kini, meski tidak terawat. Hal inilah yang menyebabkan Kota Lama mendapat julukan sebagai Little Netherland. Lokasinya yang terpisah dengan lanskap mirip kota di Eropa serta kanal yang mengelilinginya menjadikan Kota Lama seperti miniatur Belanda di Semarang.

akcayatour, Kota Tua, Travel Malang Semarang, Travel Semarang Malang, Wisata Semarang

Satu bangunan yang paling populer dan wajib dikunjungi saat mengunjungi Kota Lama Semarang yaitu Gereja Blenduk yang sudah berusia lebih dari dua setengah abad. Gereja yang memiliki nama asli Nederlandsch Indische Kerk dan masih digunakan sebagai tempat ibadah hingga kini menjadi Landmark Kota SemarangKarena masyarakat pribumi yang kesulitan mengucapkan nama dalam bahasa Belanda pun akhirnya menyebutnya blenduk karena memiliki atap berbentuk kubah berwarna merah bata yang terbuat dari perunggu serta dua menara kembar di depannya. Perubahan nama juga terjadi pada Jembatan Berok yang dulu menjadi pintu gerbang menuju Kota Lama. Kata burg yang berarti jembatan dilafalkan menjadi berok dan nama itu terus dipakai hingga kini.

akcayatour, Kota Tua, Travel Malang Semarang, Travel Semarang Malang, Wisata Semarang

Di seberang Gereja Blenduk terdapat Gedung Kuno yang menjadi kantor Asuransi yang biasa disebut sebagai Gedung Jiwasraya, di sebelah baratnya untuk penggemar Wisata Kuliner terdapat Restoran Ikan Bakar CianjurTak kalah menarik dan menyimpan segudang cerita adalah Gedung Marabunta dengan ornamen semut raksasa di atapnya, tempat ini pernah dilangsungkan sebuah pertunjukan seorang spionase wanita cantik bernama Matahari. Terdapat pabrik rokok indi yang bangunannya sangat terawat dengan nuansa merah putih, Pabrik Rokok Praoe Lajar.

akcayatour, Kota Tua, Travel Malang Semarang, Travel Semarang Malang, Wisata Semarang

akcayatour, Kota Tua, Travel Malang Semarang, Travel Semarang Malang, Wisata Semarang

Ada juga Stasiun Tawang dengan gaya arsitektur indis yang masih dioperasikan hingga sekarang. Di depannya terdapat Polder Air Tawang yang berfungsi sebagai pusat pengendali banjir dan penampungan air sebelum dialirkan ke laut. Bangunan-bangunan lain yang berada di Kota Lama Semarang ini antara lain: Gedung Marba, Kantor Pos Pusat, Samudera Indonesia, Djakarta Lloyd dan juga Titik Nol KM Semarang.

Bagaimana sobat?? Keren bukan?? Buat kalian yang suka hunting bersama teman dan keluarga Kawasan Kota Lama Semarang ini sangat cocok sebagai view nya. Ayo sobat segera berkunjung!! Keindahan bangunan jaman Belanda ini menggu kehadiran anda. Caranya cukup mudah, anda bisa langsung menghubungi kami Akcaya Tour & Travel. Karena kami menyediakan berbagai paket wisata. Kami juga menyediakan sarana transportasi / Travel berbagai jurusan serta Travel Malang Semarang dan Travel Semarang Malang.

akcayatour, Kota Tua, Travel Malang Semarang, Travel Semarang Malang, Wisata Semarang

Sejarah Kota Lama Semarang diawali dari penandatangan perjanjian antara Kerajaan Mataram dan VOC pada 15 Januari 1678. Kala itu Amangkurat II menyerahkan Semarang kepada pihak VOC sebagai pembayaran karena VOC telah berhasil membantu Mataram menumpas pemberontakan Trunojoyo. Setelah Semarang berada di bawah kekuasaan penuh VOC, kota itu pun mulai dibangun. Sebuah benteng bernama Vijfhoek yang digunakan sebagai tempat tinggal warga Belanda dan pusat militer mulai dibangun. Lama kelamaan benteng tidak mencukupi, sehingga warga mulai membangun rumah di luar sebelah timur benteng. Tak hanya rumah-rumah warga, gedung pemerintahan dan perkantoran juga didirikan.


akcayatour, Kota Tua, Travel Malang Semarang, Travel Semarang Malang, Wisata Semarang

Pada tahun 1740-1743 terjadilah peristiwa Geger Pacinan, perlawanan terbesar pada kurun waktu kekuasaan VOC di Pulau Jawa. Setelah perlawanan tersebut berakhir dibangunlah fortifikasi mengelilingi kawasan Kota Lama Semarang. Setelahnya karena dianggap tidak sesuai dengan perkembangan kota yang makin pesat, fortifikasi ini dibongkar pada tahun 1824. Untuk mengenang keberadaan banteng yang mengelilingi kota lama, maka jalan-jalan yang ada diberi nama seperti Noorderwalstaat (Jalan Tembok Utara-Sekarang Jalan Merak), Oosterwalstraat (Jalan Tembok Timur – Sekarang Jalan Cendrawasih), Zuiderwalstraat (Jalan Tembok Selatan-Sekarang Jalan Kepodang) dan juga Westerwaalstraat (Jalan Tembok Barat-Sekarang Jalan Mpu Tantular).


akcayatour, Kota Tua, Travel Malang Semarang, Travel Semarang Malang, Wisata Semarang

Kota lama Semarang dimulai pertama kali pada abad ke 18 ketika era pemerintahan Hindia Belanda. Hampir sama dengan kota lama-kota lama di berbagai kota besar di sepanjang pulau Jawa seperti SurakartaJogjakarta dan Jakarta. Semarang juga memiliki kota lama dimana ketika itu sebagai pusat perekonomian dan budaya masyarakat Jawa Tengah sekaligus menjadi pusat pemerintahan Hindia Belanda yang berada di Jawa Tengah. Pada masanya dahulu beberapa etnis berkumpul menjadi satu di area kota lama Semarang. 

Dibagian utara yang dipotong oleh Kali Mberok terdapat kawasan kampung melayu yang beragama islam dengan peninggalan berupa Masjid Layur (Masjid Menara) , sementara di sisi barat terdapat kawasan orang Jawa islam dengan dibangunnya Masjid Kauman Semarang.  Sedang disisi selatan, terdapat pemukiman keturunan cina yang berkumpul menjadi satu membentuk kawasan Pecinan Semarang. Sedang bagian dalam Kota Lama terdapat bagunan arsitektur yang bagus, masyarakat menamai dengan gereja Blenduk.



Dikawasan kota lama Semarang tak ubahnya kota mati apabila tidak terdapat beberapa titik bisnis seperti Stasiun dan Polder Air Tawang, Pabrik Rokok Praoe Layar, Bank Mandiri, Asuransi Jiwasraya dan Ikan bakar Cianjur. Beberapa analisis yang pernah diceritakan, ada beberapa alasan kenapa kota lama Semarang yang menjadi puncak bisnis kota itu di tinggalkan dan berpindah ke kawasan lain di kota Semarang seperti Simpang Lima hingga Peterongan karena beberapa alasan sebagai berikut. 

  • Satu, karena kawasan kota lama ketika itu sudah sangat ekslusif terutama pada biaya sewa, sehingga banyak pelaku bisnis yang meninggalkan dan berpindah ke tempat lain
  • Dua, karena kawasan kota lama Semarang sedikit demi sedikit sudah mulai terpendam sehingga di bawah batas air laut yang menjadikan air sungai tidak bisa hanyut ke laut tapi kembali ke kota (rob) sehingga area kota lama menjadi mudah banjir.




Dengan segala kelebihan dan kekurangan Kota Lama ternyata kota lama memiliki semua cerita sejarah yang panjang. Namun untuk hal tersebut belum mampu terurai di coretan saat ini. Nah, untuk mencapai kawasan Kota Lama Semarang tidak perlu bingung karena tempat ini mudah di temukan dari arah mana saja. Karena tempatnya berada di tengah-tengah Kota Semarang. Apabila Petualang dimulai dari Demak (kota) silakan ke arah Terminal Terboyo – menuju Jalan Raden Patah –  Kota Lama, waktu yang dibutuhkan sekitar 1 jam.  Apabila dari arah Ungaran silakan Petualang berjalan ke Banyumanik – Peterongan – Jalan MT Haryono – Bundaran Mbubakan – Jalan Cenderawasih – Kota Lama Semarang. Ditempuh dalam waktu sekitar 50 menit.



Untuk Petualang yang berada di jalur barat, silakan menuju Mangkang – Bundaran Kali Banteng (masuk kota) – Bundaran Tugu Muda dan Lawang Sewu – Jalan Pemuda – Pasar Johar (belok kiri jalan terus karena satu arah) – Kota Lama Semarang. Cukup dengan waktu sekitar 45 menit dapat mencapai kawasan kota lama Semarang dengan nyaman. Karena jalur menuju kota lama berada di pusat kota, petualang akan banyak menemukan titik perhentian lalu lintas kota. Sabar saja karena Kota Lama Semarang tak pergi kemana.



Titik yang wajib untuk dikunjungi adalah Kawasan Stasiun Tawang dan Polder Air Tawang. Stasiun Tawang yang terletak di Jalan Taman Tawang, dibangun oleh NIS (Nederlandsche Indische Spoorweg Maatscharij)yang diresmikan oleh Gubenur Jenderal Hindia Belanda bernama Baron Sloet Van De Beele. Stasiun ini menggantikan stasiun sebelumnya dibangun pada 16 Juni 1864 sampai dengan 10 Februari 1870 yang melayani jalur Semarang – Jogja – Solo. Arsitek gedung ini adalah JP De Bordes.

Bangunan ini selesai dibangun pada bulan Mei 1914. Bangunan ini mempunyai gaya arsitektur yang Indische yang sesuai dengan kondisi daerah tropis. Sedang Polder air Tawang di bangun untuk menjadi pusat pembuangan air dari kawasan sekitarnya lalu di alirkan ke laut untuk mengurangi ROB. Polder Tawang ini sudah beberapa kali mengalami perbaikan karena kondisinya yang tidak nyaman dan berbau busuk. Namun saat ini, Polder Air Tawang sudah bagus dan menggagumkan untuk di kunjungi.



Selanjutnya menuju kawasan tengah Kota Lama yang berada di persimpangan perempatan Jalan Glatik, Jalan Garuda dan Jalan Jend Soeprapto.  Persimpangan ini cocok untuk berfoto ria dan mengabadikan tentang kota lama. Kondisinya yang bersih dan ramai sehingga aman leluasa untuk santai dan melakukan aktivitas lain-lain. Ada taman dan tempat duduk di sekitar persimpangan tersebut, hanya berjalan kaki beberapa meter. Beberapa lampu menerangi setiap sudut jalan, nampak semakin indah dan menyenangkan. Beberapa kuliner tersedia seperti segokucing (nasi bungkus), nasi goreng dan ikan bakar Cianjur serta beberapa menu lainya.



Jika di tarik garis lurus dari perempatan jalan Glatik melewati Blenduk ke arah barat menuju Kali Mberok (Pasar Johar) maka akan ditemukan keindahan sisi lain dari kota lama Semarang. Karena jalan ini adalah salah satu titik kawasan yang benar-benar terawat dibandingkan dengan jalan-jalan yang lain di sekitar Kota Lama Semarang. Petualang bisa melanjutkan menuju jembatan Kali Mberok. Jembatan ini dibangun sekitar tahun 1705. Mberok dalam pelafalan lidah Belanda sebenarnya adalah Burg (jembatan), karena kebanyakan orang jawa sulit untuk melafaskan dalam bahasa Belanda.


Kota Semarang memanglah banyak tempat-tempat bersejarah yang sangat disayangkan apabila anda tidak mengunjunginya. Kota Lumpia ini menyimpan beribu-ribu sejarah yang tiada habisnya. Ayo sobat persiapkan liburan anda di Kota Semarang!! Banyak tempat wisata di sini yang menantikan kehadiran anda. Akcaya Tour & Travel bisa mengantar dan menemani anda berlibur!! Langsung saja hubungi kami. Karena kami menyediakan berbagai paket wisata. Kami juga menyediakan sarana transportasi / Travel berbagai jurusan serta Travel Malang Semarang dan Travel Semarang Malang.
Kota Tua, +62-821-316-7070-8, Travel Malang Semarang, Travel Semarang Malang, Wisata Semarang
  • Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Top